pelajar

Minggu, 15 November 2015

CARA INSTAL FILE EXPANSION (YEP) DI KIBOARD YAMAHA

Selain YEP resmi Yamaha, banyak juga YEP buatan pribadi. YEP buatan pribadi biasanya dibuat sesuai kebutuhan pembuatnya. Sebagai contoh kalau player OT daerah Jawa Tengah banyak yang membuat YEP berisi gendang jawa dan gamelan. Dengan adanya YEP ini keuntungan yang diperoleh adalah kita bisa menambah suara apapun yang kita mau (Efek DJ, suara hewan, alat musik asli, dll) ke dalam kibord kita. .................................................................................................................................................................................................................................................................................................. -------------------------------------------------------Cara untuk menginstal YEP dikibord adalah:----------------------------------------------- 1.Tekan function 2.Expansion Pack Instalation 3.Cari lokasi file YEP di flashdisk 4.Tekan instal (angka 6 dibawah) 5.Ikuti petunjuk seterusnya. 6.Jika sudah selesai, kibord akan minta direstart, tinggal restart aja. Selamat, kibord anda sudah bertambah voice baru. cara melihat di menu/tombol expansion .................................................................................................................................................................................................................................................................................................. Penggunaan YEP di style sifatnya berpasangan. Misal style dangdut A menggunakan YEP resmi Yamaha, dan Style dangdut B menggunakan YEP buatan sendiri. Hasilnya style dangdut A tidak bisa dimainkan di kibord yang tidak diinstal YEP resmi Yamaha, walaupun sudah diinstal YEP buatan sendiri, sebaliknya juga begitu. Sistem instal YEP modelnya sekali pakai. Jika kibord sudah diinstal YEP lalu kita menginstal YEP baru, maka YEP yang lama akan dihapus dan diganti dengan YEP yang baru. Berhubung saya sukanya musik dangdut, ini ada YEP buatan saya sendiri yang berisi suara asli gendang dangdut. Berminat dengan YEP gendang dangdut buatan saya silakan DOWNLOAD DISINI gratis, dan ada beberapa contoh style didalamnya juga silakan dicoba. terimakasih untuk beberapa website yang telah menambah refrensi saya jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar :)

Sabtu, 14 November 2015

TABLA_JONNY_YAMAHA_PSRS_700_950.YEP

bagi kalian pencinta produk yamaha seri psrs 700-950, nih ane punya satu paket expansion file degan format yep. langsung aja download filenya disini.... >> DOWNLOAD DISINI

IndonesianPack_S750S950.YEP

bagi kalian pencinta produk yamaha seri psrs 700-950, nih ane punya satu paket expansion file degan format yep. langsung aja download filenya disini.... >> DOWNLOAD DISINI

Jumat, 13 November 2015

Jumat, 22 Mei 2015

MATERI PKN KURIKULUM 2013 KELAS XI SMA,SMK,MA BAB 7

BAB VII
MENATAP TANTANGAN INTEGRASI NASIONAL

A. Mewaspadai Ancaman terhadap Integrasi nasional

Negara Indonesia berada pada posisi silang dunia yang sangat strategis, baik dari aspek kewilayahan maupun aspek kehidupan sosial :
Aspek kewilayahan :
Indonesia diapit oleh dua benua, yaitu Asia dan Australia serta dua Samudra, yaitu samudra Hindia dan Pasifik
Aspek kehidupan kehidupan sosial :
Indonesia diapit oleh negara berpenduduk padat (utara) dan jarang (selatan), ideologi komunisme dan liberalisme, demokrasi rakyat dan demokrasi liberal, ekonomi sosialis (utara) dan ekonomi kapitalis (selatan), masyarakat sosialis dan masyarakat individualis, kebudayaan timur dan kebudayaan barat, sistem pertahanan continental (pakta warsawa) dan sistem pertahanan maritim (NATO)

1. Ancaman Militer
Ancaman adalah segala sesuatu yang membahayakan kedaulatan nasional, kepribadian bangsa, keutuhan wilayah negara dan keselamatan bangsa dan negara, serta kehidupan demokrasi di Indonesia

Contoh ancaman militer :
agresi/invansi
sabotase
spionase
pelanggaran wilayah oleh negara lain,
pemberontakan bersenjata,
gerakan separatis bersenjata,
aksi teror bersenjata,

2. Ancaman Non Militer
Contoh ancaman non militer :
ancaman di bidang ideologi : paham komunis, zionis, liberalis
ancaman di bidang politik : adanya intimidasi, provokasi, blokade politik (eksternal), adanya separatisme, pergerakan masa, aksi radikal, teroris (internal)
ancaman di bidang ekonomi : free fight liberalism, etatisme, monopoli
ancaman di sosial budaya : adanya budaya konsumtif, hedonisme, individualisme, westernisasi, KKN, narkoba

B. Strategi Untuk Mengatasi Berbagai Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional

1. Strategi dalam Mengatasi Ancaman Militer
Sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta pada hakikatnya merupakan segala upaya menjaga pertahanan dan keamanan negara dan seluruh rakyat serta segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional serta seluruh wilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan yang utuh dan menyeluruh

Strategi bangsa Indonesia menghadapi ancaman militer adalah
memperkuat sishankamrata, yaitu dengan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama (TNI dan POLRI) , komponen cadangan (Sumber daya manusia, alam dan buatan) dan komponen pendukung (rakyat)
mendayagunakan dan mengerahkan seluruh kekuatan nasional dengan pertahanan berlapis yang diwujudkan melalui fungsi-fungsi diplomasi dan perlawanan tanpa senjata

UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 :
Pasal 27 ayat (3) “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”
Pasal 30 ayat (1) “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”

2. Strategi dalam Mengatasi Ancaman Non Militer
Strategi bangsa Indonesia menghadapi ancaman non militer, yaitu ancaman dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, dan sosial budaya) adalah :
memperkokoh 4 pilar negara : Pancasila, UUD Negara RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI , memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme (ideologi)
penegakkan demokrasi, kebebasan, keterbukaan, HAM, supremasi hukum (politik)
memperkuat sistem ekonomi kerakyatan, memperkuat produk dan pasar domestik, memprioritaskan pertanian, tidak tergantung pada IMF, WTO (ekonomi)
meningkatkan iman dan taqwa warga negara, keselarasan pundamental antara manusia – Tuhan – alam – masyarakat, gerakan ‘aku cinta Indonesia’ (sosial budaya)

Ideologi Pancasila tidak bisa dikatakan aman dari berbagai macam ancaman dalam pengimplementasian nilai-nilainya di masyarakat, karena pengaruh arus
globalisasi melalui media informasi dan komunikasi antara lain ideologi liberalis, komunis dan sikap individualis, hedonis, materialistis, konsumeristis. Oleh karena itu, Pancasila harus menjadi landasan ideologi, falsafah, etika moral, serta alat pemersatu bangsa.

Integrasi Nasional

a. Pengertian
Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.
Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari kebudayaan ataupun wilayahnya. Di satu sisi hal ini membawa dampak positif bagi bangsa karena kita bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak atau mengelola budaya budaya yang melimpah untuk kesejahteraan rakyat, namun selain menimbulkan sebuah keuntungan, hal ini juga akhirnya menimbulkan masalah yang baru. Kita ketahui dengan wilayah dan budaya yang melimpah itu akan menghasilkan karakter atau manusia manusia yang berbeda pula sehingga dapat mengancam keutuhan bangsa Indonesia.

b. Faktor-faktor pendorong integrasi nasional sebagai berikut:
Faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib dan seperjuangan.
Keinginan untuk bersatu di kalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928.
Rasa cinta tanah air di kalangan bangsa Indonesia, sebagaimana dibuktikan perjuangan merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan.
Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara, sebagaimana dibuktikan oleh banyak pahlawan bangsa yang gugur di medan perjuangan.
Kesepakatan atau konsensus nasional dalam perwujudan Proklamasi Kemerdekaan, Pancasila dan UUD 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, bahasa kesatuan bahasa Indonesia.

c. Faktor-faktor penghambat integrasi nasional sebagai berikut:
Masyarakat Indonesia yang heterogen (beraneka ragam) dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras dan sebagainya.
Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.
Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar-golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
Adanya paham “etnosentrisme” di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.